Contoh Hasil Terjemahan Reguler

Contoh hasil penerjemahan reguler kami.

1. Bahasa Indonesia ke Inggris

Naskah Asli: 

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi coping terhadap kecemasan akan keguguran yang berulang pada wanita hamil dengan riwayat keguguran di kehamilan sebelumnya. Coping dalam penelitian ini merujuk pada proses untuk mengelola kecemasan yang berasal dari diri individu dengan sumber daya yang digunakan untuk menghadapi situasi pemicu kecemasan. Strategi coping digolongkan menjadi dua, yaitu coping yang berfokus pada masalah dab strategi coping yang berfokus pada emosi. Strategi coping yang berfokus pada masalah diantaranya confrontive coping sebagai upaya agresif untuk mengubah situasi, mencari dukungan sosial, serta merencanakan pemecahan masalah untuk mengatasi situasi. Strategi coping yang berfokus pada emosi diantaranya accepting responsibility upaya untuk mengakui peran individu diiringi upaya memperbaiki keadaan, distancing upaya untuk menjauhkan diri dari masalah, self-control upaya untuk mengatur perasaan, escape-avoidance upaya menghindari masalah, serta positive reappraisal upaya menciptakan makna positif.

Naskah terjemahan: 

This research was aimed at identifying coping strategies on anxiety of repetitive miscarriage in pregnant women with the history of miscarriage in the previous pregnancy. In the present study, coping refers to the process to manage a problem coming from individual with resources used to deal the situation which triggers anxiety. Coping strategies are categorized into problem-focused versus emotion-focused coping strategy. Problem-focused coping strategy includes confrontive coping as an aggressive attempt to change situation, to seek social support, and to plan for problem solving to handle the situation. Meanwhile, emotion-focused coping strategy involves accepting responsibility to recognize the individual role along with efforts to improve the situation, distancing efforts to distance oneself from the problems, self-control efforts to control his/her feelings, escape-avoidance efforts to avoid problems, and positive reappraisal efforts to create positive meaning.

2. Bahasa Inggris ke Indonesia

Naskah Asli:

Estrogens affect the nervous system in many different ways that extend beyond their role in the control of the reproductive function. They have been reported to influence verbal fluency, verbal memory tests, performance on spatial tasks, fine motor skills, symptoms of Parkinson’s disease and tardive dyskinesia. Estrogens are also linked to symptoms of depression and treatment of depressive illness.The diversity of these effects implies that other regions of the brain outside the hypothalamus are involved.

Naskah Terjemahan: 

Esterogen berpengaruh terhadap sistem saraf melalui berbagai macam cara yang melampaui perannya didalam mengontrol fungsi reproduksi. Esterogen di temukan berpengaruh terhadap kelancaran verbal, tes memori verbal, kemampuan dalam tugas spasial, skill motorik yang baik, gejala penyakit parkinson dan diskenesia tardif. Esterogen juga berhubungan dengan simtom depresi dan perawatan penyakit depresi. Berbagai efek esterogen tersebut menunjukkan bahwa area lain diotak, di luar hypotalamus juga memiliki keterlibatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *